Dalam mahfuzat (kata mutiara) kita sering mendengar, salamatul insan fi hifdzil lisan yang berarti selamatnya seorang manusia terletak pada menjaga lisannya. Karena sesungguhnya banyak malapetaka yang disebabkan oleh lisan yang tidak terjaga, dan yang paling terbesar adalah menjerumuskan pelakunya kedalam neraka. iNews - Sabtu, 23 Maret 2019 - 05:00:00 WIB JAKARTA, iNews.id - Menjaga lisan memang penting dilakukan oleh umat Muslim. Sebuah hadist mengatakan, "Salamatul insan fi hifdzil lisan. Selamatnya manusia jika dia pandai menjaga lisannya." Untuk itu, hendaknya kita senantiasa menjaga lisan dan jangan sampai merugikan orang lain melalui sebuah ucapan.

"Salamatul Insan Fi Hifdzil Lisan", sungguh selamatnya seseorang adalah ketika dia sanggup menjaga lisannya dari menyakiti orang lain Ketika seseorang menghina orang lain maka sudah pasti di hatinya timbul tinggi hati, merasa lebih baik dari yang di hina yang dengan itu akan mendatangkan dosa

Artikel Salamatul Insan fi Hifdzil "Postingan" 2 tahun ago Muhammad Nuskan Abdi Kecenderungan "masyarakat sosmed" sekarang, pada umumnya adalah KAGETAN. Iya, kagetan, karena memang banyak sekali informasi masuk dari mata ke otak yang belum pernah dilihat, diraba diterawang , dan diketahuinya. pada tanggal November 27, 2021 Teringat beberapa tahun yang lalu diberikan mahfudzot yaitu "Salamatul insan fi hifdzil lisan" yang memiliki arti bahwa, keselamatan manusia itu ada dalam seseorang menjaga lidahnya. Lidah memang tak bertulang, tetapi ketajamannya melebihi dari sebuah pedang. Salaamatul insaan fii hifdzil lisaan, manusia yang selamat (aman, sehat, bahagia, sejahtera, sukses) adalah yang pandai menjaga lisannya, menjaga ujarannya! . 84 225 115 345 248 77 95 469

salamatul insan fi hifdzil lisan arab